Tuesday, January 04, 2011

Dyslexia 2

Sedang men- download Taare Zameen Par hahahaha

Maybe a bit too late but this movie is now my favourite. The storyline, the songs, the casts, they are all superb. But most importantly that it is about the daily difficulties that dyslexic children have to go through everyday, the frustration and how it is always misinterpret as being naughty - albeit more melodramatic in the film, of course.

Somehow or rather, this film brought back my childhood memory, especially when at that time no one understood what is dyslexia and how to handle dyslexic children. It was more frustration to the child himself and I can relate to that as I myself couldn't understand what is wrong with me. Am I stupid or just plain lazy? Why I can think all the answers and yet I couldn't score in exams? I don't see numbers, I see jumble. Numbers tend to move around on the blackboard. I have to force myself to concentrate. I had difficulties to differentiate between 6 and 9, b and d or p and q. What was wrong with me??

Dyslexic child tends to have bad handwriting. Mine was not so bad and it's probably because we had 'writing' class when we were in primary 1-3. It took me ages to train to write as normal as possible. I don't have a distinct style of writing. When most people writing slant to the right, mine was to the left. But we were blessed with a very understanding teacher who never scold on our style. Right or left doesn't matter as long as they are readable. It was just a learning process to find our style, she said. But my learning process continued even now. But, I can easily write roman alphabet from right to left or mirror writing easily.

My late dad used to say that I have bad body posture and balance. I fall easily, a klutz, accident prone and can't even ride a bike properly. What was wrong with me? I started reading that bad balance could be caused by damage cochlea or semicircular canals or such. Did I have bad balance because of this? Do I have a bad hearing? I started to believe that I slowly losing my hearing.

Mom on the other hand always scolded me for having hyper-active imagination. I can sit alone and daydreaming of anything and everything I came into contact, see or hear. Everything around me could trigger my imagination. "Berangan je!" She would shout. Kids my days were not allowed to over-berangan. Berangan won't put food on the table. Painting or writing won't make you rich. The worst you could be is a teacher. Mak ai! I became hard-hearted. Keras hati keras kepala.

These doubts always linger during my school days. Was I stupid? Was I bad? Was I too naughty? So I always strive to be average and even that was a struggle. When badminton fever spread at school, I don't participate because I was never good at sport. I always joke that I have bad eye and hand coordination. I can never judge the distance of the ball to hit it. It was embarrassing but I always cover it with jokes of my inability to play sports. I concentrate on indoor games. Games that I can control.

Friends sometimes told me that I'm anti-climax whenever they told me their problems. It was strange because I can seems to understand their problems and found alternative solutions. Only now I understand that I can sometimes think out of the box. I used to think that I have simple mind. And they used to think that I'm strange.

Unfortunately, no one detected that I was dyslexic earlier.

So watching this movie really brings back the memory on the awkwardness, struggle and self-doubt when growing up, apart from the normal struggle being a teenager. Society have their own set of rules of what we should be and how we should behave. Break out from this rules and you become an outcast. Although we can conform to a certain set of rules set by our society we should always remember that every being, or most importantly every child is different. We learn in different way and different pace. We may not excel in academic but doesn't mean that we don't excel in life.

I have come to terms with myself. Accepted that yes, like some 10% of world population that I am dyslexic. Having learning difficulties doesn't mean that I am stupid. Just a bit slow, that's all.

Have patience :-)

Friday, November 19, 2010

Aku...


Monday, November 01, 2010

Trivial quest


Why do people touch wood for luck?

Like so many superstition and celebrations this one has its origins in pagan times when people worshipped trees - especially oak trees - and touch them for luck (or knocked them to drive out evil spirits).

Later after the life and death of Jesus Christ, people would touch wood for luck because Jesus's cross was made of wood.

Nowadays, many of us - whether we are Christians or not - touch wood routinely when we are hoping for something to happen or not to happen.

Tuesday, July 13, 2010

Graduation 2010

Alhamdulillah. Selesai....

Graduation ceremony for Law, Arts and Social Science 2010 - 12 July 2010 - 11am


Acara bermula


Salam dan akan kena ketuk kat kepala XD


Dipakaikan hood



Mak salam dengan adik kawan.

Wednesday, July 07, 2010

saya ada jiran...

Kami gelarkan dia Grumpy Granny.

Jiran bawah rumah yang suka ketuk dinding (kuat bukan takat bunyi 'tok tok tok' tapi dang dang dang! - perkh cuba bayangkan kuatnya mengetuk) kalau terbising sikit.

Kalau jalan kat rumah pastikan tumit tak menghentak ye. Kalau pasang tv malam-malam, pastikan suaranya tidak kuat.

Silap sikit, mulalah dia hentam siling rumah. Risau pula kalau banyak kali menghentam siling rumah tu, berlubang pula lantai rumah kami. Macamana pula tu? Boleh main cak ku cak dengan dia?

Bukan kami takut dibuli Grumpy Granny tapi malas nak berpanjang-panjang masalah. Kalau dilawan nanti dia akan panggil concierge dan concierge akan telefon rumah. Belumlah pernah terjadi pada kami, tapi pada orang sebelum kami dah berapa kali ditelefon concierge sebab katanya bising. Bising tahap mana tu tak tahulah kan. Kadang-kadang anak orang atas rumah kami yang berlari pun dia yang kat bawah kami boleh dengar. Magic tak?

Ya Allah semoga Kau jauhi kami dari sifat pemarah dan tidak sabar dari kami muda hingga kami tua. Jadikanlah kami seorang yang sentiasa mencintaiMu, menambah iman di hati dan seorang yang happening lagi happy, sporting dan disukai ramai... ahaks! #

Semoga kami tidak bertukar menjadi tua yang bengkeng macam Grumpy Granny yang ASBO

Saturday, June 26, 2010

Pulang...

Err.. salam


Bukan pulang ke tanah air. Pulang ke tempat mula-mula tinggal di Glasgow huhuhu.

Maaf lama tak update blog ni. Sekarang sedang cuba habiskan buat terjemahan sekuel untuk Terowong (Tunnel). Tajuk buku yang ini Deeper. Ada lebih 600 mukasurat dalam buku ini dan Puan Editor hendak pada 15hb depan. Jadi tengah berhempas pulas siapkan yang ini sebelum habiskan projek seterusnya. InsyaAllah.

Rumah masih lagi tunggang langgang. Kami berpindah balik ke flat PPRT huhuhuhu. Dari poskod G31 kami ke G21 pula. Kenapa? Sebab akhirnya Cik Mimi dapat masukkan nama sebagai salah seorang warga "rakyat termiskin" hahahaha dan layak tinggal menyewa di PPRT. Dapatlah jimat dalam £100 seorang untuk duit sewa. Rumah yang ini ditingkat 11, rendah enam tingkat dari tingkat yang dulu. Tapi, masih lagi dapat pemandangan yang menarik. Apatah lagi Tesco bertambah dekat. Boleh membeli belah bila-bila masa. Kalau ikut pengalaman dulu, kami membeli belah biasanya jam 6.30-7am pagi. Tesco besar 24 jam.
Dah nak masuk tiga minggu tak hujan di Glasgow. Musim panas yang kering. Jarang berlaku sampai mungkin jabatan air akan ambil tindakan 'kemarau' kalau paras air di empangan tak naik-naik lagi. Mendung hari-hari tapi hujan tak turun. Sekarang cuba berjimat cermat dengan air.

Alhamdulillah, dah dapat keputusan peperiksaan. Lulus. Akan convo pada 12 Julai. Insya-Allah. Tamat sudah kembara ilmu sekular di sini. Empat tahun. Satu jangkamasa yang panjang. Perasaan? Ada pasang dan surut. Jadi rahsia antara aku dengan Allah. Dia saja yang faham.

Emak dah beli tiket untuk ke sini. Lepas ni boleh jalan-jalan sekitar Glasgow, ke London kemudian ke Paris mungkin boleh juga singgah jenguk Imran dan new addition si Iman. Terus ke Amsterdam dan bertolak ke Malaysia. Aku? Dari Amsterdam akan pulang ke Glasgow. Sendiri.

Semoga Allah beri lebih rezeki dan mudahkan laluan emak ke sini dan perjalanan kami. InsyaAllah.

Tuesday, June 01, 2010

Protes

Isnin 31 May 2010 - Bank Holiday

George Square
Jam 5pm
Protest on Israel Massacres Internationals taking Aid to Gaza

Tiba ke George Square lewat 5 minit dan orang pun sudah ramai memenuhi ruang berdekatan dengan cenotaph ataupun tugu memperingati warga Glasgow yang mati pada perang dunia pertama. Para wartawan yang datang membuat liputan pun sudah sibuk dengan kamera masing-masing. Lebih 100 orang hadir pada demonstrasi hari ini. Kira kehadiran memang memberangsangkan memandangkan protes ini dirancang dan diadakan tidak sampai pun setengah hari. Pemberitahuan pun hanya melalui lisan dan rangkaian media sosial seperti Facebook dan grup email.

Bangga betul dengan grup Stop the War Strathclyde University. Tiap kali ada protes atau demonstrasi, tak pernahnya tak ada. Banner ni lah yang dibawa ke hulu ke hilir jadi pembakar semangat pelajar-pelajar universiti Strathclyde. Bangga jadi pelajar dan sekarang bekas pelajar University of Strathclyde, Glasgow Scotland!

Bangun menentang penindasan! Scottish nasionalis sangat tidak suka dengan kerajaan British yang meyokong tindakan Israel menahan bantuan masuk ke Gaza. Mereka menyeru rakyat supaya menyokong Hakim UN Judge Goldstone untuk menyeret Israel ke Mahkamah Kriminal Antarabangsa atas errr... in English ye "for its crime againsts humanity and strip Israel of all its nuclear weapons. They also urged Scottish councils, universities and other institution to boycott all Israeli produce (the rape of all Palestinian lands) and institutions linked to the Israeli state.

We are with you.

Generasi muda yang bersemangat tinggi dan berjiwa besar.

Khusyuk.

Terus berarak di George Square.

Bila dah ramai-ramai begini, mesti ada yang tak puas hati. Tindakan pantas pihak polis mengawal keadaan. Alhamdulillah anggota polis di sini cool dan mereka hanya memerhatikan tindakan protesters. Hanya akan bertindak sekiranya keadaan hampir berada di luar kawalan.

Srikandi-srikandi yang membenci penindasan. Semoga semangat yang berkobar-kobar terus menyala dan semoga dapat terus 'berjihad' ke jalan Allah. InsyaAllah.

Protes yanag sama juga di adakan di bandar-bandar besar Scotland semalam:

Edinburgh- at the Foot of the Mound, Princes Street

Dundee- City Square

Aberdeen- St Nicholas Square

Moffat- 2 Holm Street

Inverness - the Townhouse

Banff - at Low Street, Council Buildings




Monday, May 31, 2010

Jihad

Jihad setiap orang itu berbeza.

Semoga Allah menerima amal dan niat mereke yang gugur di atas kapal yang membawa bantuan kemanusian Flotilla.



Jam 5pm nanti akan diadakan demonstrasi membantah tindakan Israel di George Square, Glasgow. Bukan saja di Glasgow tetapi hampir di setiap bandar di Scotland akan diadakan bantahan pada waktu yang sama. Bantahan besar mengutuk Israel sedang diadakan di London.

Untuk update sila ke laman ini; Presstv ni.

Friday, May 28, 2010

Alhamdulillah... alhamdulillah

Alhamdulillah... selesai semua urusan belajar di sini. Sekarang tinggal tunggu keputusan sama ada usaha aku yang tak seberapa tu membuahkan hasil yang lumayan ... ahaks!

Syukur.. pada Allah aku berterima kasih. Pada emak yang sentiasa mendu'akan anakanda, pada kawan-kawan yang membantu dan yang sentiasa tak putus-putus beri semangat. Hanya Allah yang dapat membalas kebaikan kalian semua. Aku du'akan kegembiraan dunia dan akhirat.

Bila dikenang-kenang, selesai juga empat tahun menghadap buku-buku ilmiah. Menerima pendidikan sekular dan mencari pelajaran akhirat. Banyak juga ujian yang Allah beri pada aku, ada yang manis dan ada yang pahit dan sakit hingga aku hampir-hampir hilang semangat. Aku harap segala pengalaman-pengalaman ini menjadi panduan untuk aku berusaha ke arah kebaikan. InsyaAllah. Hidup itu satu perjuangan, kan?

Sampai sini dulu, tak tahu nak tulis apa lagi. Otak tiba-tiba jadi blank. Mungkin sebab lepas ini aku terkapai-kapai tak tahu nak buat apa lagi. Hidup aku tak lagi bergelumang dengan buku-buku ilmiah. Tapi, tak semestinya aku tak sibuk. Dua kerja aku kena selesaikan sebelum musim panas berakhir.

Ada translation yang perlu diselesaikan sebelum 15 Julai.

Ada manuskrip yang ditagih secepat mungkin. Editor sedang menunggu dengan sabar. Take your time, tapi kalau boleh kami nak secepat mungkin. Err... macamana tu?

Buku rujukan untuk manuskrip ke-3 yang berbulan aku cari. Dari satu kedai buku ke satu kedai buku, dari satu website ke website yang lain. Akhirnya berjaya juga aku dapatkan. Haish.

Tuesday, May 04, 2010

How?

How can something so beautiful defines your nervousness?

How many butterflies can you fit into your stomach?

How can you stop them from fluttering their wings?

How can that be possible?


Oh! Exam month is looming and I imagine thousands of beautiful butterflies fluttering their wings like twirling dandelion seeds blown in the wind.

And how I wish I could lay under big cherry blossom trees surrounded by wilted yellow and white daffodils thinking about nothing.

06 - May = Media and Society
18 May = Cultural Geography
27 May = Journalism and Politics

Begging your du'as dear friends and family.





p/s - how is it possible for butterflies to flutter their wings in the stomach?
p-p/s - I don't like insect
pp-p/s - please pardon me whose mind/brain is now "conged".

Monday, April 26, 2010

Kuasa

Ada orang hidupnya dikuasai wang. Semuanya berpaksikan duit. Buat semua, demi duit. Tak ada duit, jangan cakap banyak. Duduk situ diam-diam.

Ada orang wang yang menguasai dia. Ada duit ditangan perlu dihamburkan. Jangan simpan. Duit ada untuk dihamburkan. Shopping sakan. Mesti happy kan diri sendiri maaaa!

Ada orang pula tak sempat nak kuasai duit atau biar duit menguasai dia.

Baru masuk duit aje....

turrrtttttt

"Usu, ada duit tak?"

Kenapa???? Oh why? why? why?

Dan hari tu sekali lagi Ratu England senyum sinis kat aku. Cis!